This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 07 Mei 2015

Kabar Selalu Melandah Bagi Orang Papua


Negara Kolonial Indonesia Apa Itu HAM
Indonesia Selalu Adakan Ham Turus Menerus di Tanah Papua;



Tanah Papua—Hak asasi  manusia tidak ada maka HAM selalu signitif di tengah-tengah orang-orang papua, sehingga HAM di tanah papua semakin majuh semakin melandah dan semakin tambah, “Apa itu hak asa si manusia”, Negara Indonesia tidak adanya hukum hak asasi manusisa maka di Indonesia selalu melandakan HAM terhadap masyaraka papua sangat signitif. sementara ini di dunia HAM di PBB seluruh dunia pada tahun 2014 yang terbanyak dan tertinggi adalah Negara Indonesia belum lagi dihitung Ham 2015). Apakah HAM itu hal biasah, sebab itu menghilangkan nyawa manusia. Negara Indonesia tidak adanya peraturan ham maka ham selalu melandah turus menerus terhadap masyarakat lebih khusus yang sasarang adalah masyarakat papua.
      Dilakukan dan ditindaskan HAM Oleh kolonial Indonesia terhadap masyarakat papua tidak pernah henti dan tidak pernah di tinggal, Penindisan Negara Indonesia di tanah papua terhadap masyarakat bangsa papua tidak waras, apakah Indonesia ada utang sama bangsa papua. kami bangsa papua tidak sama sekalih tidak ada utang Anda, hanya ada utang itu kami punya utang itu yang ada padamu. Apa Negara Indonesia tidak bisa melunasih utang bangsa papua, Maka Anda selalu membuat dan melanggar HAM di Tanah Papua terus menerus.
    Sitimologi manusia di Indonesia semaking memburut sehingga selalu terkadang mengalami gelombang besar bagi Negara Indonesia maka untuk bagi masyarakat papua selalu kompromi dengan ketindisan global dunia dan Kelakuan Negara Indonesia, sebab dimanapun kalau ada kegiatan bagi orang papua Kolonial Indonesia  tidak pernah hentik untuk mengeluarkan darah dan untuk mengeluarkan nyawa orang papua, kegiatan Tni Polri selalu membuat peniksaan pembunuan permerkosaan terhadap orang papua menindas dan melandah itu sebagai manusiawi “Sebab suara dan kata-kata bagi orang papua selalu melandah di Media-Media Sosial Mintah Kebebasan bagi bangsa papua, itu karena kelakuan Negara Kolonial yang selalu buat sebagai tidak manusiawi maka bangsa papua ingin bebas dari persatuan NKRI”  “apakah kita tidak boleh mengenal kasih kebebasan bangsa papua dari dibawah Negara Indonesia, oh.. kita mau bebas dari dalam belenggu ini. Tuturnya.
    Hak bagi Bangsa tidak mungkin tidak ada, maka kemerdekaan bangsa papua tinggal waktu dan tinggal menit untuk lepas dari NKRI. Sebab bangsa papua ini semakin majuh untuk PERJUANGANNYA, maka dengan itu harapan besar untuk kemerdekaan papua. (yob/pp)

Rabu, 06 Mei 2015

Sekedar Kata Orang Tua Suku Mee


Apakah Kita Bisa Simak Kata Orang Kita
 
Kata orang sebagai sitimologi manusia maka kata itu tidak akan musnah dan kata sebagai kata Nasehat orang tua itu kata sitimologi maka nasehat itu akan pastih terjadi dan tidak akan musnah, karena kalau kita ibaratkan dengan Nasehat orang yang selalu turun temurun itu kebanyakan sudah terjadi di tanah papua, maka itu kita bisa di artikan sitimologi itu apa dan nasehat orang tua itu apa, sehingga melalui itu? maka otomatis kita bisa artikan kata orang kita sebagai nasehat itu. Tapi kalau kita tidak utarakan simbolis sebagai sitimologi itu maka otomatis kita kita tidak bisa utarakan Nasehat orang itu. Oleh sebab itu Apakah Nasehat Orang Kita itu kita bisa simak, dan bagaimana supaya hal itu kita bisa ketahui, Sebab hal tersebut itu kita tidak simak dan kita tidak ketahui maka segala sesuatu yang tidak menyenangkan kepada manusiawi selalu insentif kepada manusia. Justru itu kita perluh ketahui kata-kata orang kita, karena kata-kata orang tua itu tidak akan musnah. Tuturnya.
    “Nasehat Marius Yogi kepada Anak-Anaknya; “Kita Piarah babi orang orang tidak akan bunuh sembarang tampah kita ketahui juga dan tidak tampah kita ketahui juga sebab itu adalah milik kita, tapi kalau milik kita itu kita jual atau kita ambil uang diluar maka kita punya babi itu orang bisa bunuh.
Arti dari Nasehat Marius Yogi;
    ‘Masalah Apapun Yang Terjadi di Tanah Papua itu Kemungkinan Besar adalah sala Keluarga sendiri atau Sala Termannya Sendirih. Sebab semua kepemilikan kita adalah atur hanya kita sendirih “jadi kalau kita mau bikin apapun juga kita bisa atur itu jelas” katanya.
Beberapa hari yang lalu HAM di papua kita tidak menghikuti Nasehat orang kita sebagai sitimologi manusia maka akhirnya kita punya orang Korban, apakah kita kaget dengan kekayaan orang lain sehingga ujungnya kita jual kita punya orang atau kita jual kita punya kekayaan di atas tanah papua ini dan anda jual bangsamu sendirih.
Nasehat Orang Tua di Kampung halaman itu kalau kita melanggar tungguh saja kawan. Tapi kasihannya itu wakan apa yang anda lakukan itu pembalasan dari Tuhan lebih dari yang Anda lalukan itu, sebab Nasehat orang tua itu datang dari Tuhan, karena utarakan masalah beberapa hari yang lalu itu, itu kita melanggar HUKUM ADAT DAN HUKUM TUHAN PENCIPTA MANUSIA” Ketahuilah apa yang Tuhan Kasih kepada kita sebab Tuhan kasih kepada setiap orang atau setiap manusia adalah ada maknah dan ada tujuan. (Oleh : yob/pp)

Minggu, 03 Mei 2015

Tertembak Leonardus Magai Yogi Di Nabire Papua Oleh Negara Koloniel Indonesa Tni/Polri; HAM di Papua Tidak Pernah Berentih



HAM di Papua tidak pernah tinggal maka HAM selalu beradah di tengga-tengga masyarakat papua;



    Niat Negara Indonesia HAM bukan melanggar hak asasi manusia; “Tertembak Leonardus Magai Yogi di Nabire Papua Oleh Tni/Polri Indonesia pada hari kamis (30-04-2015), Ham bukan hal biasa Ham adalah proses yang panjang. Karena menghilangkan nyawa itu bukan hal biasa tetapi nyawa manusia berharga dimata Tuhan. Sebab di papua kalau kita ibaratkan soal HAM selalu identik bagi orang orang papua, maka sasarangnya itu masyarakat papua dalam setiap tahun berdarah sehingga HAM di Papua indentik yang cantik, karena selalu berdarah dalam setahun bagi orang orang papua mungkin sekitar lima (5) sampai (100) ratusan jiwa yang selalu korban, pemerintah Indonesia kalau bisa asosiasi masalah tersebut itu atau tuntaskan masalah tersebut itu, agar supaya masalah tersebut itu tuntas dan nyaman, maka masyarakat papua tidak remeh dengan hal-hal tersebut itu. Ujarnya.
    “Kata Generasi Papua “Negara Indonesia kalau tidak mau bertanggung jawab “menyapa kemerdekaan papua tidak kasih bebas, sebab kami utarakan di papua banyak rekayasah oleh koloniel Indonesia terhadap orang papua sengat identik, maka papua sangat signitif dengan  masalah HAM. Apakah Negara Koloneil tidak puas dengan darah-darah orang papua yang selalu berdarah diatas tanah papua, sebab persoalan Ham di papua sangat-sangat imajinasih maka dari itu kami generasi papua menghimbau kepada Koloniel Indonesia kapankah HAM di Papua berentih, sebab HAM di papua semakin tambah dan semakin ramie itu.
    Kami Generasi Papua Tegas dan memberih respon kepada pemimpin pemerintah Indonesia kepada Jokowi” “Pelanggaran-pelanggaran HAM signitif di Papua itu? Tidak mungkin akan berentih karena Tni/Polri tidak tau mengenai aturan dan juga di Indonesia tidak ada Aturan mengenai pelanggaran ham, maka itu kami himbukan kepada Presiden Indonesia kalau memang bisa secepat tuntaskan, karena hal tersebut itu tidak manusiawi yang selalu di perlakukan oleh Tni/Polri kepada orang-orang papua, maka itu masalah-masalah Ham yang terjadi di papua ini kami harap kepada sepihaknya seharus dialog bersama, agar supaya hal tersebut itu bisa tuntas dengan mudah dan cepat.  (yob-pp)

Kamis, 30 April 2015

Signitif HAM di Papua Oleh Negara Koloniel Indonesia



Hak Asasi Manusia Tidak Ada di Negara Indonesia Maka HAM Selalu Indikatif Kepada Masyarakat Papua Oleh Negara Koloniel Indonesia (NKRI):

 
 "NKRI, HAM BUKAN HAL BAIK"


Nait Negara Kesatuan Republik Indonesia kepada orang-orang Papua tidak manusiawi yang selalu lakukan dan memudakan atau memanfaatkan, sehingga orang papua selalu kombinasih dengan jelipayah di atas tanah papua. Kotropersi di papua oleh koloniel dalam setiap tahun HAM tidak abai dan HAM setiap detik muncul, maka HAM di papua dilakukan oleh Tni/Polri ini sebagai tidak manusiawi, sebab hal tersebut ini di papua signitif bagi orang orang papua. Oleh sebab itu “ujar dari HAM maka HAM bukan dari harapan Papua Tidak Merdeka” Tetapi ujar dari HAM maka Papua Tetap Merdeka ujarnya.
   Kata Orang Papua “Bangsa Papua Perjuangan adalah bagian dari kita punya hidup sementara. Karena Sementara ini Manfaat besar dari Negara Indonesi untuk papua merdeka takut, sehingga Indonesi larang melihat OPM di depang mereka, karena manfaat ini supaya Negara koloniel ini tetap kokoh di atas tanah orang papua. Tetapi Hal ini Negara koloniel dilakukan seperti begitu tidak mungkin perjuangan berentih, sebab perjuangan itu adalah bagian dari bangsa maka bangsa papua tidak akan berentih untuk perjuangan, sebab perjuangan tanah papua adalah bagian dari hidup orang orang papua.
     Negara Koloneil Indonesia tidak ada asasi manusia maka papua berdarah. “dalam dua silam atau dalam dua tahun papua berdarah, Negara Koloniel lakukan sebagai tidak manusiawi di papua maka papua berdarah “Wamena berdarah puluan Masyarakat meninggal, “Jayapura berdarah puluan Mahasiswa dan Masyarakat meniggal, “Paniai berdarah puluan Anak SMA dan Masyarakat meninggal, “Yahukimo berdarah puluan Masyarakat meninggal. Orang Papua Menhimbau Kepada Negara Indonesi bagi Tni/Polri apakah Pelanggaran Ham di Papua ini Puas dan lewat pelanggaran itu sadar sebab utarakan sifat Koloniel Indonesia berdarah atau bunuh orang adalah bagian dari hidup Koloniel Indonesia. Tuturnya.
   Hak asasi manusia adalah; hak di peruangkan, hak bertindak, hak berbicarah, dan hak berpikir, supaya apa yang ada bagi setiap orang dan apa yang ada untuk setiap bangsa maka hak di wariskan karena hak adalah milik bagi setiap bangsa dan setiap Negara. Oleh sebab itu bangsa papua jangan reme dengan kelakuan koloniel Indonesia. Sebab hak bangsa papua adalah haknya. (yobpp)